5 Kebiasan Buruk Pengguna IOS

5 Kebiasan Buruk Pengguna IOS

Semakin menjamurnya produk Apple di masyarakat Indonesia, sejujurnya membuat tim MakeMac senang. Tapi di sisi lain, terkadang kami juga sedih jika menemukan beberapa kebiasaan penggunaan perangkat Apple yang tidak semestinya. Berikut ini beberapa hal diantaranya yang paling sering saya jumpai.

Kebiasan Buruk Ini Harus Kamu Hindari:

1. Perangkat iOS Tanpa Backup ke iTunes atau iCloud

Perangkat iOS – iPhone, iPad atau iPod Touch sejatinya diciptakan dengan fitur backup ke aplikasi iTunes yang ada di komputer. Pengguna dapat melakukan update iOS, membuat cadangan dari pengaturan, data foto, musik atau hal lainnya. Untuk apa? Ya tentu saja untuk mencegah hal-hal yang tidak kamu inginkan seperti iPhone bermasalah dan kehilangan semua data foto keluarga, atau hal semacamnya.

Sayangnya hal ini terkadang tidak dipedulikan oleh pengguna iOS baru. Begitu membuka iPhone atau iPad dari kardusnya, mereka hanya login dengan akun Apple ID, unduh aplikasi dan membeli lagu misalnya. Tanpa melakukan backup atau hal semacamnya. Iya sih kamu bisa backup dengan iCloud Backup, tapi kapasitas 5GB yang diberikan secara gratis itu akan bertahan sampai kapan sih?

Silahkan simak tutorial backup perangkat iOS ke iTunes di komputer atau akun iCloud untuk info lengkapnya.

2. Menyepelekan Keamanan

Secanggih apapun sebuah sistem keamanan, pasti ada celahnya. Apalagi jika kamu tidak menggunakan keamanan. Sistem operasi di perangkat iPhone atau iPad sebetulnya sudah sangat aman kok. Tinggal kembali lagi ke kita, apakah bisa memanfaatkan dengan baik?

Mulai dari yang sederhana saja, Passcode Lock yang dapat kamu atur dari Settings > Touch ID & Passcode (iPhone 5s atau yang lebih bara) atau Settings > Passcode. Atur sandi keamanan dan penggunaan sidik jari untuk membuka locksreen atau membeli aplikasi dari App Store di bagian ini.

Masih butuh keamanan lebih? Silahkan aktifkan mode Restriction yang ada di Settings > General > Restriction. Sesuai dengan namanya, Restriction berguna untuk membatasi akses beberapa fitur penting yang ada di iOS. Seperti melarang logout dari akun App Store, menggunakan AirDrop, menghapus aplikasi atau belanja in-app purchase.

Masih ada beberapa sistem keamanan yang dapat kamu gunakan di iPhone atau iPad kamu. Seperti Find My iPhone yang sangat wajib untuk kamu aktifkan atau Two-Step Verification Apple ID.

3. Mematikan Fitur Penting, Hanya Demi Baterai

Saya selalu berpesan kepada teman atau keluarga yang menggunakan iPhone, jangan pernah mematikan fitur penting hanya demi iming-iming baterai lebih hemat. Apa saja fitur penting itu? Dua hal sih yang selalu saya jaga, Location Services dan Cellular Data.

Keduanya berperan penting dalam mengaktifkan mode mengunci perangkat iOS via Find My iPhone (lagi-lagi seputar keamanan kan?). Saya baru benar-benar mematikan Cellular Data jika tidak mendapatkan sinyal sama sekali – pergi naik gunung atau ke pantai misal dan tentunya dapat menjaga iPhone secara aman.

Lantas apa saja yang boleh dimatikan ketika baterai sekarat? Masih ada pengaturan seperti koneksi Bluetooth, mode getar, animasi di Homescreen (Settings > General Accessibilty > Reduce Motion) atau hal lainnya yang tidak kruisial dan memang dapat kamu matikan untuk menghemat baterai.

4. Notifikasi Dibuat Untuk Membantu, Bukan Mengganggu

Sering sekali saya meminjam perangkat iPhone milik teman atau saudara dengan bagian Notification Center yang penuh dan tidak pernah ditutup. Atau fitur Widget di iOS 8 yang semuanya aktif, padahal jarang sekali digunakan. Kondisi lain yang lebih menyedihkan adalah melihat iPhone yang tidak pernah sepi karena berdenting dengan notifikasi dari beragam sosial media dan aplikasi messenger – padahal kamu sedang tidak membutuhkannya.

Kamu bisa loh mematikan notifikasi tersebut. Tinggal masuk ke Setting > Notifications dan matikan yang tidak kamu butuhkan. Pengaturan urutan notifikasi, jenis notifikasi juga bisa diatur di halaman yang sama. Mudah kan sebetulnya?

Masih seputar notifikasi, pengguna pastinya tahu badge alias bulatan merah berisi angka yang ada di sebuah aplikasi. Paling mudah terlihat di App Store yang berarti ada update untuk sejumlah aplikasi kamu. Nah biasanya badge di app Mail adalah yang paling sering dicuekin – kadang ada yang menyentuh puluhan ribu karena notifikasi dari Facebook atau Twitter. Fitur badge Mail ini dapat kamu matikan dengan mudah kok. Silahkan ikuti tutorial yang pernah saya tulis berikut ini.

5. Tampilan Terbaik, Aksesoris Jangan Sembarangan

iPhone, iPad atau iPod Touch diciptakan Apple dengan penuh ketelitian dan detail yang pastinya membuat para penggunanya terpikat dan jatuh cinta. Sayang sekali bukan jika hal tersebut harus “dirusak” dengan beberapa hal.

Sebut saja tampilan home screen yang tidak rapi – ikon berantakan dan tidak tertata sehingga menyulitkan. Atau menggunakan tweak Jailbreak yang betul-betul mengubah tampilan standar hingga tidak dikenali lagi. Untuk sebagian orang ini dibilang keren atau unik – tapi untuk saya hal tersebut malah merusak esensi sebagai pengguna iOS.

Lanjut ke tampilan luar, pelindung layar dan case iPhone terkadang menjadi hal yang disepelekan. Seperti screeguard yang kurang bagus dan membuat layar iPhone jadi tidak tajam, atau case KW alias palsu yang sepintas nampak asli tapi jadi menyulitkan ketika ingin melepas atau malah meninggalkan goresan. Sedih sekali kan?

Kesimpulan
Saya percaya para pembaca MakeMac sudah banyak yang tidak menjalankan 5 kebiasaan buruk tersebut. Nah jika kamu menemukan teman atau keluarga lain yang masih memiliki tanda-tanda penggunaan kurang tepat seperti di atas, silahkan bantu mereka ya. Karena hal apapun yang digunakan dan dijalankan secara semestinya, pasti akan menjadi yang terbaik.

Sumber asli : http://www.makemac.com/5-kebiasaan-buruk-pengguna-ios/

Leave a Comment